|
Baterai merupakan komponen penting dalam penggunaan laptop. tanpa baterai kita tidak akan mampu mengoperasikan laptop. Hal ini karena baterai merupakan sumber tenaga utama yang digunakan pada laptop.
Kapasitas baterai
Kapasitas baterai biasa disebutkan dalam tegangan listrik (volt) dan arus listrik (ampere atau miliampere). Untuk menentukan kapasitas baterai secara umum, kita dapat melakukannya dengan mengalihkan tegangan dengan arus listrik dari baterai tersebut. Misalnya baterai dengan tegangan 10.8 V dan arus 3.5 A mempunyai kapasitas sebesar 37.8 W.
Perbandingan kapasitas baterai dilakukan dengan ukuran Ampere-Hour (AHr) maupun Watt-Hour (WHr). Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kapasits baterai, diantaranya umur baterai, cara pengisian baterai, tingkat ketajaman layar laptop.
Tipe-tipe Baterai Laptop
Nickel Cadmium (NiCD)
Baterai ini merupakan baterai pertama yang dapat diisi ulang, yang telah digunakan pada laptop atau notebook. Dibanding dengan baterai yang sebelumnya digunakan pada laptop, baterai NiCD mempunyai kelebihan yang sangat signifikan. Kelebihan itu diantaranya adalah biaya yang lebih murah, serba guna, dan kapasitas output yang besar. Selain itu pada baterai ini dapat dilakukan pengisian ulang sesering mungkin.
Nickel Metal Hydride (NiMH)
Baterai ini merupakan inovasi lanjutan dari NiCD. Selain itu, baterai ini menggantikan NiCD sebagai sumber tenaga pada laptop atau notebook. Keunggulan baterai NiMH dibandingkan dengan NiCD adalah pada biayanya, keamanan, daya tahan, dan kapasitasnya.
Pada baterai NiMH, ada satu kekurangan yang harus diperhatikan, biasa disebut ‘memori efek’. Kekurangan itu adalah pada saat baterai dalam kondisi kosong, untuk meningkatkan pengisian optimal yang efetif, maka memori baterai akan mengalami penurunan. Untuk mencegahnya kita harus mengisi kembali baterai NiMH sebelum baterai tersebut benar-benar kosong.
Lithium Ion (LiON atau Li-Ion)
Pada saat ini baterai yang lebih banyak digunakan pada laptop atau notebook adalah Lithium Ion. Baterai ini telah mengatasi masalah ‘memori efek’ yang sebelumnya terdapat pada baterai NiMH. Selain itu dalam kapasitas yang sama, baterai ini lebih ringan jika dibandingkan dengan baterai NiMH. Dengan menggunakan teknologi kimia yang terbaru, baterai ini mempunyai harga yang lebih nahal jika dibandingkan dengan baterai NiCD maupun NiMH.
Smart / Dumb Battery
Smart battery (atau baterai pintar) adalah sebuah baterai yang di dalamnya mengandung internal microprocessor yang dapat membantu pengguna dalam mengatur pemakaian baterai karena terdapat indikator untuk melihat perkiraan waktu pemakaian baterai, status pengisian, dan indikator penggunaan baterai.
Dumb battery adalah kebalikan dari smart battery. Walaupun mempunyai kapasitas yang sama, namun baterai ini tidak dilengkapi dengan indikator yang terdapat pada ‘baterai pintar’, karena tidak mengandung internal microprocessor.
(www.turbolaptop.com)
Kapasitas baterai
Kapasitas baterai biasa disebutkan dalam tegangan listrik (volt) dan arus listrik (ampere atau miliampere). Untuk menentukan kapasitas baterai secara umum, kita dapat melakukannya dengan mengalihkan tegangan dengan arus listrik dari baterai tersebut. Misalnya baterai dengan tegangan 10.8 V dan arus 3.5 A mempunyai kapasitas sebesar 37.8 W.
Perbandingan kapasitas baterai dilakukan dengan ukuran Ampere-Hour (AHr) maupun Watt-Hour (WHr). Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kapasits baterai, diantaranya umur baterai, cara pengisian baterai, tingkat ketajaman layar laptop.
Tipe-tipe Baterai Laptop
Nickel Cadmium (NiCD)
Baterai ini merupakan baterai pertama yang dapat diisi ulang, yang telah digunakan pada laptop atau notebook. Dibanding dengan baterai yang sebelumnya digunakan pada laptop, baterai NiCD mempunyai kelebihan yang sangat signifikan. Kelebihan itu diantaranya adalah biaya yang lebih murah, serba guna, dan kapasitas output yang besar. Selain itu pada baterai ini dapat dilakukan pengisian ulang sesering mungkin.
Nickel Metal Hydride (NiMH)
Baterai ini merupakan inovasi lanjutan dari NiCD. Selain itu, baterai ini menggantikan NiCD sebagai sumber tenaga pada laptop atau notebook. Keunggulan baterai NiMH dibandingkan dengan NiCD adalah pada biayanya, keamanan, daya tahan, dan kapasitasnya.
Pada baterai NiMH, ada satu kekurangan yang harus diperhatikan, biasa disebut ‘memori efek’. Kekurangan itu adalah pada saat baterai dalam kondisi kosong, untuk meningkatkan pengisian optimal yang efetif, maka memori baterai akan mengalami penurunan. Untuk mencegahnya kita harus mengisi kembali baterai NiMH sebelum baterai tersebut benar-benar kosong.
Lithium Ion (LiON atau Li-Ion)
Pada saat ini baterai yang lebih banyak digunakan pada laptop atau notebook adalah Lithium Ion. Baterai ini telah mengatasi masalah ‘memori efek’ yang sebelumnya terdapat pada baterai NiMH. Selain itu dalam kapasitas yang sama, baterai ini lebih ringan jika dibandingkan dengan baterai NiMH. Dengan menggunakan teknologi kimia yang terbaru, baterai ini mempunyai harga yang lebih nahal jika dibandingkan dengan baterai NiCD maupun NiMH.
Smart / Dumb Battery
Smart battery (atau baterai pintar) adalah sebuah baterai yang di dalamnya mengandung internal microprocessor yang dapat membantu pengguna dalam mengatur pemakaian baterai karena terdapat indikator untuk melihat perkiraan waktu pemakaian baterai, status pengisian, dan indikator penggunaan baterai.
Dumb battery adalah kebalikan dari smart battery. Walaupun mempunyai kapasitas yang sama, namun baterai ini tidak dilengkapi dengan indikator yang terdapat pada ‘baterai pintar’, karena tidak mengandung internal microprocessor.
(www.turbolaptop.com)