Tips Menjaga Baterai Laptop

Baterai Baru
Pada saat kita membeli laptop, biasanya didalamnya telah terdapat baterai yang digunakan untuk megoperasikan laptop tersebut. Namun baterai tersebut biasanya masih dalam kondisi kosong. Oleh penjual biasanya baterai hanya diisi sementara saja pada saat akan dikirimkan.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, begitu kita menerima laptop tersebut, kita harus segera mengisi baterai sampai penuh selama 3 – 5 kali. Selain untuk mendapatkan hasil pemakaian yang optimal, hal tersebut juga akan membuat baterai menjadi lebih tahan lama.

Penyimpanan
Seringkali kita menyimpan baterai maupun laptop di mana saja, tanpa memperhatikan kondisi dari tempat penyimpanan tersebut. Tanpa kita sadari hal ini dapat mengakibatkan baterai atau laptop tersebut mengalami penurunan performa, bahkan mengakibatkan kerusakan.

Pada saat kita ingin menyimpan baterai atau laptop selama tidak kita pakai, kita harus memperhatikan kondiai tempat kita akan menyimpannya. Yang harus kita perhatikan diantaranya adalah suhu dan kelembaban ruangan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kerusakan pada baterai maupun laptop kita. Sangat dianjurkan untuk tidak menyimpan baterai pada tempat yang mempunyai suhu yang ekstrim dan lembab atau basah.

Optimalisasi Kemampuan Baterai
Kadangkala baterai yang kita gunakan mempunyai kemampuan yang kurang optimal. Salah satu penyebabnya adalah kurang maksimalnya pengisian tenaga yang kita lakukan. Untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat melakukan pengisian baterai sesering mungkin. Selain dapat mengoptimalkan kemampuan baterai, hal ini juga dapat mempermudah kita saat akan mengoperasikan laptop setiap saat.
(www.turbolaptop.com)

Laptop Baterai

Baterai merupakan komponen penting dalam penggunaan laptop. tanpa baterai kita tidak akan mampu mengoperasikan laptop. Hal ini karena baterai merupakan sumber tenaga utama yang digunakan pada laptop.

Kapasitas baterai

Kapasitas baterai biasa disebutkan dalam tegangan listrik (volt) dan arus listrik (ampere atau miliampere). Untuk menentukan kapasitas baterai secara umum, kita dapat melakukannya dengan mengalihkan tegangan dengan arus listrik dari baterai tersebut. Misalnya baterai dengan tegangan 10.8 V dan arus 3.5 A mempunyai kapasitas sebesar 37.8 W.
Perbandingan kapasitas baterai dilakukan dengan ukuran Ampere-Hour (AHr) maupun Watt-Hour (WHr). Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kapasits baterai, diantaranya umur baterai, cara pengisian baterai, tingkat ketajaman layar laptop.

Tipe-tipe Baterai Laptop

Nickel Cadmium (NiCD)
Baterai ini merupakan baterai pertama yang dapat diisi ulang, yang telah digunakan pada laptop atau notebook. Dibanding dengan baterai yang sebelumnya digunakan pada laptop, baterai NiCD mempunyai kelebihan yang sangat signifikan. Kelebihan itu diantaranya adalah biaya yang lebih murah, serba guna, dan kapasitas output yang besar. Selain itu pada baterai ini dapat dilakukan pengisian ulang sesering mungkin.

Nickel Metal Hydride (NiMH)
Baterai ini merupakan inovasi lanjutan dari NiCD. Selain itu, baterai ini menggantikan NiCD sebagai sumber tenaga pada laptop atau notebook. Keunggulan baterai NiMH dibandingkan dengan NiCD adalah pada biayanya, keamanan, daya tahan, dan kapasitasnya.

Pada baterai NiMH, ada satu kekurangan yang harus diperhatikan, biasa disebut ‘memori efek’. Kekurangan itu adalah pada saat baterai dalam kondisi kosong, untuk meningkatkan pengisian optimal yang efetif, maka memori baterai akan mengalami penurunan. Untuk mencegahnya kita harus mengisi kembali baterai NiMH sebelum baterai tersebut benar-benar kosong.

Lithium Ion (LiON atau Li-Ion)
Pada saat ini baterai yang lebih banyak digunakan pada laptop atau notebook adalah Lithium Ion. Baterai ini telah mengatasi masalah ‘memori efek’ yang sebelumnya terdapat pada baterai NiMH. Selain itu dalam kapasitas yang sama, baterai ini lebih ringan jika dibandingkan dengan baterai NiMH. Dengan menggunakan teknologi kimia yang terbaru, baterai ini mempunyai harga yang lebih nahal jika dibandingkan dengan baterai NiCD maupun NiMH.

Smart / Dumb Battery
Smart battery (atau baterai pintar) adalah sebuah baterai yang di dalamnya mengandung internal microprocessor yang dapat membantu pengguna dalam mengatur pemakaian baterai karena terdapat indikator untuk melihat perkiraan waktu pemakaian baterai, status pengisian, dan indikator penggunaan baterai.

Dumb battery adalah kebalikan dari smart battery. Walaupun mempunyai kapasitas yang sama, namun baterai ini tidak dilengkapi dengan indikator yang terdapat pada ‘baterai pintar’, karena tidak mengandung internal microprocessor.
(www.turbolaptop.com)

Teknologi Laptop

Perkembangan Teknologi Laptop

Seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi di dunia, teknologi pada laptop juga mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Perkembangan yang terjadi selama ini diantaranya adalah:

Baterai
Pada awal kemunculannya, laptop menggunakan baterai lead-acid yang berat. Karena beratnya, banyak orang yang kemudian beralih ke baterai yang lebih ringan dan dengan teknologi yang lebih efisien. Baterai lead-acid kemudian digantikan oleh Nickel Cadmium (NiCD). Untuk selanjutnya karena perkembangan teknologi, terjadi pergantian baterai yang berturut-turut dari NiCD yang digantikan oleh Nickel Metal Hydride (NiMH), yang kemudian digantikan oleh Lithium Ion, dan terakhir yang dipakai hingga saat ini adalah Lithium Polymer.

Power-saving Processor
Sekitar tahun 1991 penggunaan prosesor terbatas hanya pada prosesor 80286 karena pengunaan tenaga yang besar pada prosesor 80386. Intel kemudian memperkenalkan prosesor Intel 386SL yang sesuai dengan kebutuhan energi pada laptop. Untuk selanjutnya Intel 386SL dikembangkan lagi menjadi Intel 386SX yang dilengkapi dengan pengontrol memori dan I/O chip untuk membuat SL chipset. Kemudian Intel mengeluarkan prosesor 486SL yang merupakan cikal bakal dikeluarkannya Intel Pentium, yang terus dipakai hingga saat ini.

Layar LCD
Pada awal-awal kemunculan laptop, layar yang digunakan hanya berupa layar hitam putih. Untuk selanjutnya digunakan layar biru putih, grayscale, dan STN (Super Twist Matrix). Namun gambar yang dihasilkan oleh layar ini berbayang, kabur. Layar STN berwarna sempat digunakan, namun hasilnya masih tetap jelek. Selanjutnya terdapat inivasi yang ekstrem dengan menggabungkan layar STN dan TFT. Layar ini mengatasi sebagian besar masalah yang ada. Kemudian digunakan layar DSTN, namun tidak bertahan lama. Kemudian dikembangkan lagi teknologi yang menghasilkan layar yang jernih dan tajam serta mempunyai resolusi yang tinggi, yang digunakan untuk menggantikan monitar CRT tradisional.

Hard disk
Pada awalnya, laptop hanya menggunakan floppy hard disk. Untuk selanjutnya dikembangkan 3.5” HDD sebagai respon dari tuntutan dari kebutuhan notebook yang menggunakan tenaga yang lebih kecil dan efisien. Untuk selanjutnya dikembangkan 2.5 HDD yang lebih kecil lagi karena bentuk dari notebook yang juga mengalami perubahan.

Koneksitas
Saat menggunakan laptop, kadangkala kita perlu melakukan koneksi dengan jaringan lain. Kita perlu modem yang dapat menjadi penghubung dalam melakukan koneksi. Modem internal dan PS/2 adalah peralatan standar yang terdapat dalam komputer. Selanjutnya dikembangkan untuk menggunakan network adapter. Pada tahun 1997 sebagai sarana koneksi digunakan USB. Pada tahun 1999 banyak yang menggunakan Wi-Fi sebagai sarana koneksi.
(www.turbolaptop.com)

Sejarah Laptop Nih ^^

Sebelum laptop secara teknik diperkenalkan, ide tentang komputer yang mudah dipindahkan telah dikemukakan oleh Alan Kay. Hal ini terlihat pada konsep Dynabook yang dikembangkan oleh Xerox PARC (Palo Alto Research Centre) pada awal tahun 1970-an. Konsep ini merupakan pengembangan dari prototype Alto yang juga dilakukan oleh Xerox PARC.

Komputer portable pertama yang dipasarkan secara komersial adalah Osborne 1, yang dikembangkan pada tahun 1981. komputer ini merupakan komputer pertama yang dapat dibawa kemana saja walaupun saat menggunakannya kita harus menghubungkannya dengan listrik rumah. Dengan layar CRT yang tipis berukuran 5” dan berat 23,5 pound (12 kg), komputer ini menggunakan CP/M Operating System dan dilengkapi dengan CPU 4 MHz Z80, memory utama 65 kilobyte, dan floppy disk drive.

Pada 1983 Compaq mengeluarkan produk pertamanya yang juga cukup sukses, yaitu Compaq Portable. Produk ini merupakan komputer kloning IBM, karena pada saat itu IBM merupakan program standar untuk semua komputer. Komputer ini lebih mudah dibawa jika dibandingkan dengan Osborne 1 karena lebih ringan. Sistim operasi yang digunakan sama dengan Osborne 1, yaitu CP/M OS. Selain itu komputer ini juga menjalankan program Ms-DOS.

Komputer lain yang juga dikeluarkan pada tahun ini adalah Epson HX-20. Produk ini sebenarnya mulai dikembangkan pada tahun 1981, namun peluncurannya baru dilaksanakan pada tahun 1983. Komputer yang masuk dalam kategori handheld computer ini menggunakan keyboard penuh dengan 68 kunci, baterai nickel cadmium (NiCD) yang dapat diisi ulang, layar LCD dot-matrix dengan resolusi 120 x 32 pixel. Layar ini mampu menampilkan 4 baris kalimat dengan masing-masing baris berisi 20 karakter. Selain itu juga terdapat Ms-BASIC dan RAM sebesar 16 kibibyte yang dapat diperbesar menjadi 32 kibibyte.

Keberadaan laptop yang dapat diperdebatkan dimulai dengan peluncuran GRID Compas 1101 pada bulan April 1982. Komputer ini di disain oleh Bill Moggridge dari British Industrial pada tahun 1979. Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah campuran magnesium dengan mengambil model kulit kerang (Clamshell). Dengan model ini komputer dapat ditutup dengan posisi layar berada di atas dan berhadapan dengan keyboard.

Laptop ini menggunakan prosesor Intel 8086, layar electroluminescent (CGA) dengan resolusi 320 x 200 pixel, dan bubble memory sebesar 384 kilobyte. Selain itu juga menggunakan modem dengan kecepatan 1200 bit per detik. Hardrive dan floppy disk dihubungkan dengan menggunakan 488 I/O (dikenal dengan istilah GPIB = General Purpose Instrumental Bus). Sistem operasi yang digunakan adalah GRID-OS.

Komputer yang dikeluarkan oleh GRID System Corp. ini, selama tahun 1980-an digunakan oleh NASA dan tentara AS. Pada tahun 1988 GRIDD System Corp. diambil alih oleh Tandy Corporation (RadioShack).

Pada tahun 1983 dikeluarkan komputer baru yang baru terjual sekitar tahun 1984, yaitu Sharp PC-500 dan Gavilan SC. Gavilan adalah komputer portabel pertama yang menggunakan nama ‘laptop’. Kedua komputer ini menggunakan model yang sama dengan GRID Compass, yaitu model kulit kerang. Selain itu keduanya juga menggunakan layar LCD dan dapat dihubungkan dengan printer optional.

Pada tahun 1983 juga diluncurkan sebuah komputer yang mampu melakukan penjualan terbanyak untuk pertama kalinya sepanjang sejarah laptop, yaitu Kyocera Kyotronic 85. Laptop ini dengan cepat dilisensi oleh Tandy Corp., Olivetti, dan NEC. Mereka melihat komputer ini mempunyai potensi yang besar untuk sukses seperti halnya TRS-80 Model 100 (atau Tandy 100), Olivetti M-10, NEC PC-8201.

Mesin ini dioperasikan dengan menggunakan baterai AA standar. Tandy melengkapinya dengan program BASIC, teks editor, dan program terminal, yang disediakan oleh Microsoft dan ditulis langsung oleh Bill Gates. Selain itu diaplikasikan juga layar LCD tiltable dengan 8 x 40 karakter dan internal modem.

Dilihat dari segi kemudahan dalam membawanya, daya tahan baterai dan pemakaian yang lama, serta harganya yang murah, komputer ini menjadi favorit para wartawan. Berat laptop ini tidak lebih dari 2 kg, dengan dimensi 30 x 21.5 x 4.5 cm (12” x 8.5” x 1.75”).Selain itu laptop ini menggunakan RAM sebesar 8 KiB yang bisa dinaikkan menjadi 24 KiB, dan prosesor 3 MHz.

Pada tanggal 3 April 1986 IBM meluncurkan laptopnya yang pertama dengan tujuan komersial, yaitu IBM PC Convertible. Laptop ini dilengkapi dengan 3.5” floppy disk drive yang merupakan perangkat standar. Prosesor yang digunakan adalah Intel 80c88, yang merupakan versi CMOS dari Intel 8088, yang beroperasi pada 4.77 MHz. Di dalamnya juga terdapat RAM sebesar 256 KiB yang dapat diperbesar menjadi 512 KiB. Dengan layar LCD dan berat 13 pound, komputer ini dilengkapi dengan pegangan yang memudahkannya untuk dibawa. Laptop ini menggunakan baterai sebagai sumber tenaganya.

Pada tahun 1987 Toshiba meluncurkan dua buah produk sekaligus, yaitu T1000 dan T1200. Walaupun terbatas hanya menggunakan DOS dan sistem operasinya tersimpan pada ROM, dua model dari Toshiba ini mempunyai bentuk yang sangat kecil dan ringan sehingga muat untuk dibawa dalam tas punggung. Selain itu juga menggunakan baterai lead-acid.

Pada tahun 1987 Angkatan Udara AS menawarkan kontrak untuk membuat laptop dalam jumlah yang besar, mencapai 200.000 unit. Persaingan untuk memperebutkan kontrak ini terjadi diantara industri laptop yang besar, seperti IBM, Toshiba, Compaq, NEC, dan Zenith

Data System (ZDS).

ZDS yang sebelumnya telah memenangkan perjanjian dengan IRS dengan Z-171 nya, akhirnya berhasil memenangkan kontrak tersebut dengan produknya, SupersPort. SupersPort ini dilengkapi dengan prosesor Intel 8086, dual floppy disk drive, backlit, layar LCD STN biru dan putih, dan baterai NiCD. Untuk selanjutnya prosesor yang digunakan adalah Intel 80286 dengan 20 MB hardisk. Hal ini membuat ZDS menjadi pemasok laptop terbesar selama kurun waktu 1987 – 1988.

Untuk memenuhi kontrak ini, ZDS melakukan kerjasama dengan Tottori Sanyo untuk menyediakannya. Ini adalah kerja sama untuk pertama kalinya antara sebuah merek terkenal dengan OEM (Original Equipment Manufacture) dari Asia. Selanjutnya banyak produsen komputer terkenal yang melakukan kerja sama dengan OEM dari Asia, seperti Compaq dan Citizen. Hal ini juga berakibat makin berkembangnya OEM di Asia, seperti Chicon, Acer, Quanta, Compal, Twinhead, Sanyo, Tottori Sanyo, Citizen, and Casio.

Pada tahun 1988 diluncurkan Cambridge Z88 oleh Cambridge Computer. Komputer ini didisain oleh Sir Clive Sinclair, dengan bentuk sebesar kertas A4. Komputer ini menggunakan tenaga dari baterai standar dan dilengkapi dengan basic spreadsheet, word processor, serta program untuk komunikasi. Laptop ini adalah cikal bakal pembuatan PDA.

Pada tahun 1989 dua perusahaan berbeda, NEC dan Apple Computer, meluncurkan laptopnya masing-masing, yaitu NEC Ultralit dan Apple Machintosh Portable. Nec Ultralit diluncurkan pada pertengahan tahun 1989. Laptop ini kemungkinan merupakan notebook pertama yang diproduksi oleh NEC. Laptop ini mempunyai berat tidak kurang dari 2 kg. Pada komputer ini di dalamnya telah terdapat hard drive dan RAM sebesar 2 mebibyte.

Machintosh Portable yang diluncurkan oleh Apple Computer mempunyai layar active matrix yang jernih dan baterai yang dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Sayangnya dengan kondisi tersebut, penjualan Mac Portable tergolong jelek. Hal ini disebabkan bentuk dari Mac Portable yang kurang menarik.

Seri laptop keluaran Apple Computer, Apple Power Books, mulai diluncurkan pada tahun 1991. ini adalah standar laptop secara de facto yang terus bertahan hingga kini. Hal ini terlihat pada penempatan keyboard, tersedianya palm rest, dan trackball. Seri Power Books selanjutnya untuk pertama kalinya menggunakan layar dengan 256 warna (Power Books 165c keluaran tahun 1993), touchpad, dan perekam suara 16-bit. Selain itu juga terdapat Ethernet Network Adapter (seri Power Books 500 keluaran tahun 1994).

Musim semi tahun 1995 merupakan titik balik yang signifikan dalam sejarah komputer notebook. Pada bulan Agustus 1995, Miocrosoft memperkenalkan Windows 95. Ini adalah untuk pertama kalinya Microsoft memegang kendali penuh pada manajemen sistim operasi (operating system). Windows 95 sangat cocok untuk diaplikasikan pada prosesor Intel Pentium dan sesuai dengan ROM yang ada pada notebook.
(www.turbolaptop.com)

INTEL vs AMD

Perkenalkan, kami Bapak-Bapak Processor ... ^.^


Kemarin seorang temen bingung, and kecewa pada diri sendiri karena udah terlanjur beli laptop yang AMD. Dia nyesel karena nggak tanya sama saya dulu (ciee... mang sape), lebih tepatnya dia nyesel nggak tau keunggulan Intel Core 2 dkk. Temen saya ini kwatir klo AMD lebih buruk kerjanya (kerja apaan?hehehe) daripada Intel. Dan ternyata emang masih banyak temen yang belum paham keunggulan dari dua jenis Bapak Processor kondang itu. Klo gitu let me tell u the significant of each AMD and Intel.

Yang perlu diperhatikan dalam hal memilih processor yaitu : Speed, cache memory dan FSB(front side bus) processor, set intruksi (x86, x86-64, MMX, 3DNow!, SSE, SSE2, SSE3, SSE4), fitur keamanan, fitur manajemen power dan chipset pendukung. Jangan menilai kinerja sebuah processor hanya dari clock Ghz-nya saja. Beberapa processor dengan clock yang lebih rendah memiliki kinerja / performa rating yang lebih cepat. Diantara merek processor terkenal masing-masing memiliki processor Black Pearl yaitu processor harga murah namun kinerjanya dapat ditingkatkan hingga menyamai processor kelas atas dinamakan processor Gold.


Antara Intel dan AMD

Sistem yang menggunakan AMD sensitif pada latency / respon/ timing memory yang ketat(CAS,RAS). Sedang Intel lebih membutuhkan memory bandwith yang besar(DDR2 PC 800>). Dapat diasumsikan bahwa AMD mobil balap kecepatan tinggi namun jumlah data yang diangkut tidak besar, sedangkan Intel merupakan mobil kargo kecepatan biasa namun jumlah data yang diangkut lebih besar.

Jika anda jeli penggunaan komputer pada sistem keduanya terdapat perbedaan, jika AMD layaknya motor 2 tak dia langsung tancap gas / resposif unggul saat awal proses. Intel sedikit kurang responsif diawal proses hingga tengah proses akan menyusul AMD atau bisa saja mengunggulinya tergantung performace rating masing-masing.

Karena menyandang mobil balap AMD sukanya kebut-kebutan tidak peduli apakah jalannya berbelok(sedang idle atau tidak ada proses) kekuatan penuh dikeluarkan(clock tidak turun), alhasil power yang digunakan lebih tinggi dengan tingkat inefisiensi panas dan power manajemen). Intel merupakan pengendara yang disiplin, saat idle ia akan menurunkan fraction untuk menurunkan clock dan power, saat power dibutuhkan ia akan menaikkan perkalian lagi, merupakan kebaikan dari power manajemen intel.

AMD memiliki harga yang lebih murah daripada Intel, kita dapat mencari kesesuaian harga dan kinerja masing-masing merek untuk mendapatkan yang paling Value. Merefrensi processor pada berbagai macam software benchmark karena tidak selalu processor menang disetiap jenis macam pengujian benchmarking karena masing-masing processor punya keunggulan masing-masing.

AMD

* AMD Phenom masih belum terlihat kinerja optimalnya

* AMD memegang lisensi dengan basis 64 bit

* Suhu processor AMD saat ini lebih dingin dari generasi sebelumnya

* Quanti speed, artinya setiap clocknya (MHZ) processor dapat melakukan proses lebih banyak

drpd processor konvensional dipasaran

* Mainboard berkualitas AMD terjangkau


Cocok bagi :

  • mereka yang mengutamakan kecepatan dan kinerja system, dengan harga ekonomis.

  • mereka yang menyenangi overcloking dan tweaking.

  • Gamers, 3D Designer, dan profesional yang membutuhkan tenaga besar untuk program yang sangat berat



Intel






* saat ini processor tercepat dipegang oleh Intel dengan Yorkfield dan kentsfield namun harga

yang masih mahal menjadi kendala processor ini.

* Intel masih mendominasi pasar karena sistem pemasaran, iklan, dan terutama garansi/purna jual

yang sangat2 bagus, untuk itu harga memang lebih tinggi. Mainboard intel yang berkualitas masih mahal (diatas 1juta), sehingga anda jangan mengharapkan extrem power untuk board

Cocok Bagi :

  • Pemakaian rumah, kantor/ perusahaan, institusi, designer

  • Mereka yang mengutamakan sistem standard yang berjalan lancar setiap hari tanpa masalah Cocok juga bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan dan ketenangan dalam bekerja, tapi bukan untuk mereka yang mengejar kinerja dan kecepatan, kecuali anda memiliki dana berlebih

  • Hindari fanatisme yang berlebihan pada merk processor tertentu, gunakan pengalaman, refrensi, kebutuhan dan keadaan keuangan dalam hal memilih processor


Begitulah, temen-temen, masing-maging punya keunggulan sendiri, jadi jangan takut bagi yang sudah terlanjur beli dengan Pak Processor AMD. Bagi yang mau beli pun, pertimbangkan dulu keunggulan-keunggulan dua bapak di atas, cocok yang mana, gitu. Oki jelly deh, gudlak! :)

Core-Core-an Nih! ^.^

Dah tau, kan, tamu-tamu baru kita di teknologi komputasi ini? Banyak tuh, temen yang minta dibeliin, minta saran, laptop yang bagus merek apa. Aku jawab aja, merek bukan hal pertama yang harus kita perhatikan, tapi spec-nya tuh kita harus pilih-pilih. Nah, sampai sini temen-temen ternyata masih kurang tahu juga. Mereka pikir dengan besar RAM dan HDD sudah segalanya. Ya nggak masalah ketika tujuan pemakaian buat ngetik doang. Tapi teteeep aja aku pengin berbagi sama temen-temen yang belum, atau masih kurang tahu soal tamu-tamu baru kita ini. So, qta tampilnya Pak Processor:

Core Duo(Dual Core/ Core 2)

Merupakan generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core. Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya. Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2). Core Processor Intel Core 2 Saat kali pertama diluncurkan pada Juli 2006 yang lalu, ada beberapa jenis core processor yang sekaligus dilemparkan ke pasaran oleh pihak Intel. Seperti kebiasaan dari Intel, pembedaan dari beberapa processor didasarkan pada pemberian codenamed pada tiap core processor tersebut. Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

Core 2 Duo

CONROE Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas. Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).

Core 2 Extreme

CONROE XE Core processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas. Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi. Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache. ALLENDALE Core processor ini dipakai oleh processor Core 2 Duo dengan core Conroe yang hanya memiliki 2 MB L2 Cache. Beberapa Core 2 Duo yang memakai Allendale sebagai core processornya adalah E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz dan E6400 dengan clock speed 2.13 GHz, keduanya memiliki FSB sebesar 1066 MT/s.

INTEL MEROM

Merom adalah core processor Intel Core 2 versi mobile pertama yang diluncurkan secara bersamaan dengan Conroe, Conroe XE, dan Allendale. Pada dasarnya, Merom mempunyai spesifikasi dan fitur yang sama dengan Conroe namun Merom mempunyai kelebihan, yaitu ia hanya membutuhkan daya yang sedikit. Pihak Intel sendiri mengklaim bahwa Merom mampu mendongkrak kinerja dari notebook sebesar 20%, namun dengan menggunakan resource daya yang sama dengan processor core duo yang memakai core processor Yonah. Selain itu, Merom adalah processor mobile Intel pertama yang telah mengintegrasikan teknologi EM64T 64-bit di dalamnya. Merom sendiri mempunyai FSB sebesar 667 MT/s sama persis dengan jajaran processor sebelumnya yaitu Intel Core Duo. Processor Core 2 yang menggunakan core processor Merom diberi label dengan “T5×00” dan “T7×00”. Keduanya mempunyai besar shared L2 cache yang berbeda. Pada T5×00 L2 cache yang diusung adalah sebesar 2 MB, sedangkan pada T7×00 L2 cache-nya adalah sebesar 4 MB. Beberapa jenis dari Merom adalah T5500 dengan clock speed sebesar 1.66 GHz, T5600 dengan clock speed sebesar 1.83 GHz, T7200 dengan closk speed sebesar 2.00 GHz, T7400 dengan clock speed sebesar 2.16 GHz, dan T7600 dengan clock speed sebesar 2.33 GHz. Sesuai dengan jenisnya, processor ini didesain oleh intel untuk diaplikasikan ke dalam notebook, karena kelebihannya yang hanya membutuhkan sedikit resource daya dari sebuah baterai notebook untuk bisa bekerja secara maksimal. Sehingga dengan begitu, tidak saja baterai notebook Anda yang akan tahan lebih lama, namun tentu kinerja yang akan Anda dapatkan akan lebih maksimal dibandingkan dengan processor core duo dengan core processor Yonah.

Selain itu, core Kentsfield pada tahun 2007 kemarin sempat menjadi bahan pembicaraan karena Kentsfi eld mempunyai dua buah dual core processor dalam satu processor, sehingga bisa dikatakan Kentsfield memiliki empat buah core processor dengan jenis Conroe (Quad-Core Conroe). Kentsfield itu sendiri oleh pihak Intel akan diluncurkan pada kuartal keempat tahun ini.

Nah, makin hari makin keren aja kan, teknologi komunikasi itu. Nggak ada alasan buat kita nggak paham perubahan jaman pada hal yang satu ini, karena toh dia temen setia kita di tengah-tengah (di samping, di belakang juga boleh) kesibukan kita, di kantor, di kampus, di rumah, dll dkk etc etc. So, jangan cuma Q Core-Q Core hehehe :p !